Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kembalikan Uang,Gelandangan Ini Jadi Pahlawan

VIVAnews - Bagi sebagian orang, menemukan uang dalam jumlah banyak milik orang merupakan rezeki nomplok. Namun, tidak demikian dengan seorang tuna wisma di Amerika Serikat (AS) berikut ini.
Menemukan uang yang nilainya setara dengan puluhan juta rupiah, gelandangan bernama Dave Tally itu tidak gelap mata. Dia justru mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Kendati tanpa pamrih, niat baik Tally itu mendapat balasan lebih dua kali lipat dari nilai uang yang dia temukan. 
Kantor berita Associated Press pada 10 Desember 2010 menuturkan, tunawisma asal Kota Tempe di negara bagian Arizona itu suatu ketika menemukan tas berisikan uang sebesar US$3.300 atau sekitar Rp. 29,7 juta. Tally baru saja sembuh dari kecanduannya terhadap obat-obatan terlarang dan alkohol.
Dia menemukan kantong tas berisi uang tersebut sepulangnya dari membetulkan sepeda. Tanpa pikir panjang, Tally langsung memberikan tas beserta isinya ke sebuah komunitas pelayan tunawisma di Tempe. Lelaki berusia 49 tahun itu tidak mengambil sepeserpun dari uang tersebut, padahal uang di kantongnya telah habis untuk membetulkan sepeda.
Setelah ditelusuri, ternyata gepokan uang di dalam tas tersebut milik Bryan Belanger, seorang mahasiswa di Universitas Negeri Arizona yang kehilangan tas ketika hendak membeli mobil bekas. Bersama dengan Stephen Spark, staf komunitas pelayan tunawisma, Tally mengembalikan uang tersebut kepada Belanger. Kisah Tally ini diberitakan oleh radio KTAR yang langsung menjadi pembicaraan seluruh kota.
Atas kejujurannya ini, Tally dipuji sebagai pahlawan para tunawisma karena telah merubah citra mereka yang buruk. Dewan kota Tempe yang tersentuh dengan kejujurannya, membuat rekening untuk sumbangan seluruh kota. Banyak warga yang kagum juga memberikan cek kepadanya yang jumlahnya bahkan melebihi uang yang dia temukan, yaitu senilai US$8.000 (Rp.72 juta). Tidak sedikit dari warga juga menawarkan pekerjaan kepadanya agar Tally dapat mandiri.
Seorang dokter gigi bahkan memberikan perawatan gigi dan memberikan gigi palsu secara gratis kepada Tally. Seorang pengacara menawarkan jasa pro-bono kepadanya untuk menangani kasus-kasus lama yang menimpanya. Walikota Tempe, Hugh Hallman, menjadikan hari ditemukannya uang tersebut sebagai hari Dave Tally.
“Saya tidak menyangka semua berakhir seperti ini. Saya hanya berpikir untuk mengembalikan tas tersebut dan semuanya selesai,” ujar Tally.
Dulunya, Tally adalah seorang pengawas di sebuah perusahaan kontraktor. Dia kehilangan pekerjaannya ketika pada tahun 1999 dia didakwa karena mengendara dalam keadaan mabuk. Karena itu juga dia kehilangan izin mengemudinya. Tally mengaku dia memang pernah kecanduan alkohol dan obat-obatan.
Tally mengatakan akan  menggunakan uang yang dia peroleh dari sumbangan untuk merencanakan hidupnya. Dia mengatakan ingin membuka sebuah pusat pelatihan komputer. Dia juga mengatakan akan memilih pekerjaan yang ditawarkan kepadanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana Benua Afrika Terbelah?

 
Retakan yang muncul di Afrika akan membelah benua itu menjadi dua
 
VIVAnews - Umumnya, pembentukan sungai, laut, atau gunung terjadi dalam waktu yang sangat lambat. Namun, kasus yang terjadi di Afar, kawasan utara Ethiopia, lain dari yang lain. Sebuah samudera mulai terbentuk dengan kecepatan luar biasa, untuk ukuran standar geologi.
Pada tahun 2005, Dereje Ayalew dan rekan-rekannya yang merupakan geolog dari Addis Ababa University terkejut, dan bahkan ketakutan. Bagaimana tidak, mereka baru saja turun dari helikopter dan menginjakkan kaki di dataran gurun di Ethiopia, saat bumi yang mereka pijak berguncang.
Sontak, pilot berteriak memanggil mereka kembali ke helikopter, dan benar saja. Seketika itu Bumi terbelah. Retakan tanah membuka dengan cepat dan bergerak menuju ke arah peneliti layaknya ritsleting yang membuka.
Setelah beberapa saat, tanah berhenti bergerak dan setelah pulih dari keterkejutannya, Ayalew dan rekan-rekannya menyadari bahwa mereka baru saja menyaksikan sejarah. Untuk pertamakalinya, manusia dapat menyaksikan tahap pertama lahirnya sebuah samudera.
Fenomena Abnormal
Normalnya, perubahan yang terjadi pada permukaan Bumi nyaris tidak kentara. Seumur hidup manusia terlalu singkat untuk menyaksikan sungai berbelok arah, gunung bertambah tinggi, atau terbukanya lembah baru.
Akan tetapi, di Afar, dalam beberapa bulan muncul ratusan celah yang memisahkan dasar gurun. Di saat yang sama, ilmuwan mendapati kenaikan ketinggian magma dari dalam Bumi semakin mendekati permukaan tanah.
Magma ini nantinya akan membentuk basal yang menjadi dasar samudera. Secara geologi, Seperti dikutip dari Spiegel, 13 Desember 2010, tak lama kemudian air dari Laut Merah akan memenuhi kawasan yang turun tersebut. Samudera akan lahir dan memecah Afrika.
Fenomena dramatis yang disaksikan Ayalew dan rekan-rekannya di gurun pasir Afar pada 26 September 2005 lalu merupakan bukti nyata proses itu. Terbukanya celah diikuti gempa bumi yang berlangsung terus menerus selama seminggu.
Dalam beberapa bulan kemudian, ratusan celah lain muncul di tanah, menyebar di kawasan seluas sekitar 900 kilometer persegi. “Bumi tidak berhenti bergerak setelahnya,” kata Tim Wright, geofisikawan dari University of Oxford. “Tanah masih terus terbelah dan tenggelam. Gempa bumi kecil masih terus mengguncang kawasan itu,” ucapnya.
Segitiga Afar, yang memotong Ethiopia, Eritrea, dan Djibouti, merupakan retakan terbesar di Bumi. Di bawahnya, ada tiga lempeng tektonik di mana lempeng Afrika dan Arab semakin menjauh dengan kecepatan 1 sampai 2 sentimeter per tahun. Ketika dua lempeng bergerak menjauh, tanah di atasnya anjlok dan menyediakan ruang untuk menampung air dari Laut Merah.
Pergerakan Tektonik
Lempeng bumi yang terus bergerak mengakibatkan Segitiga Afar tenggelam dengan cepat. Bagian tertentu sudah turun hingga lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut.
Saat ini, dataran tinggi yang mengelilingi penurunan Afar masih mampu mencegah air dari Laut Merah masuk ke kawasan ini. Akan tetapi, erosi dan pergerakan lempeng tektonik terus menurunkan ketinggian benteng alami tersebut. Belum lagi banjir yang rutin melanda kawasan itu.
Sumber magma Afrika adalah sebuah aliran batuan lunak raksasa di perut Bumi dan memotong melintasi benua Afrika. Proses pergerakan magma ini dimulai sekitar 30 juta tahun lalu saat pertamakali lava berhasil mencapai lempeng benua dan kemudian memisahkan semenanjung Arab dengan Afrika dan menghasilkan Laut Merah.
Rangkaian gunung berapi yang berjajar sepanjang sekitar 6 ribu kilometer di bagian timur Afrika juga memberikan bukti bahwa benua Afrika sedang terbelah. Di beberapa bagian, kerak bumi sudah mulai terbuka dan memungkinkan magma di bawahnya merangsak naik.
Dari Laut Merah di utara, sampai ke Mozambik di selatan, lusinan gunung berapi telah terbentuk. Gunung Kilimanjaro dan Nyiragongo merupakan dua yang terpopuler.
Menurut geofisikawan, dalam 10 juta tahun ke depan, gunung-gunung berapi aktif ini dan juga kawasan dataran di sekitar retakan-retakan Afar, pada akhirnya akan tenggelam ke dalam laut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ost. Personal Taste Lyrics



Younha – 말도 안돼 (It Can’t Be)

maldo andwae nado mollae neoman baraboge dwaesseo
miwohaebwado aereul sseobwado sumgyeobwado andoeneungeol
ireom andwae jakku wonhae nege ppajyeotdago malhae
kkumeul kkwo bwado neo ppuningeol maldo andoejiman neol saranghae

pyeonhan neukkimi joha maeil tigyeoktaegyeokhaedo neon nae mam jal aljanha
jemeotdaero guljiman mwodeun badajul su isseo nan ojik neo hanaman~
oerowo gaseumi michyeonnabwa nae dununen neoman boyeo~

maldo andwae nado mollae neoman baraboge dwaesseo
miwohaebwado aereul sseobwado sumgyeobwado andoeneungeol
ireom andwae jakku wonhae nege ppajyeotdago malhae
kkumeul kkwo bwado neo ppuningeol maldo andoejiman neol saranghae

gachi inneunge joha hangsang anjeolbujeolhaedo nan neoramyeon gwaenchanha
manhi seotun najiman neoman gildeuril su isseo nal geurae neo hanaman~
eoneusae maeumeul ppaetgyeonnabwa nan onjongil neoreul geuryeo~

maldo andwae nado mollae neoman baraboge dwaesseo
miwohaebwado aereul sseobwado sumgyeobwado andoeneungeol
ireom andwae jakku wonhae nege ppajyeotdago malhae
kkumeul kkwo bwado neo ppuningeol maldo andoejiman neol saranghae

hanabuteo yeolkkaji dalla neomudo dalla~
jeomjeom kkeullineungabwa be my baby, be my baby
meoributeo kkeutkkaji nawa matneunge eobseo~
jom deo algosipeojyeo be my baby, be my baby

maldo andwae nado mollae neoreul saranghage dwaesseo
bulleoman bwado nunbitman bwado bwadobwado cham joheungeol
geugeomyeon dwae neodo wonhae nawa ttokgatdago malhae
amuri bwado neo ppuningeol maldo andoejiman neol saranghae

Kim Tae Woo – 빗물이 내려서 (Because it rains)

annyeongiran neoui mare na useumyeo amureochi anheun deut haengbokharamyeo
ganeun neoui dwitmoseup barabomyeonseo na ttaeme ulji ankil gidohaesseo

heureuneun nunmulbomyeo tteonalsuga eomneunde
neol bonaelsuga eomneunde

bitmuri naeryeoseo jeongmal gwaenchanhasseo nunmuri boijil anha gwaenchanhasseo
gwaenchanhaseo tteonaneun neoreul japji motaesseo ni maeumsok apeun gieok moduda jiwojul
bitmuri naeryeoseo

sigan heulleo ijeun jul man aratdeon neo amureochi anheun deut geureoke sara
hollo geotneun dwitmoseumman bwado baro neo oneuldo geuttaecheoreom biga naeryeo

nunmuri naryeogohae geunyeoreul jabeuryeohae
utge haejulsu eomneunde

bitmuri naeryeoseo jeongmal gwaenchanhasseo nunmuri boijil anha gwaenchanhasseo
gwaenchanhaseo tteonaneun neoreul japji motaesseo nae maeumsok apeun gieok moduda jiwojul
bitmuri naeryeoseo

gajimallago tteonaji mallago
mameuro malhalge

nimami ureoseo bitmuri naeryeosseo naemami ureoseo nunmuri naeryeosseo
saranghaeseo tteonaneun neoreul japji motaesseo markge gein neoui sarmui seulpeumeul angyeojul
bitmuri doelkkabwa

Seeya -가슴이뭉클 ( Touched My Heart )

어쩐지사랑은어려워난아직서툴러
eojjeonji sarangeun eoryeowo nan ajik seotulleo
사실은지금껏슬픔과더친해사랑은먼듯해
sasireun jigeumkkeot seulpeumgwa deo chinhae sarangeun meondeutae

우린서로너무달라서바보라는것만닮아서
urin seoro neomu dallaseo baboraneun geotman darmaseo
때론어긋나고때론부딪혀야하지만
ttaeron eogeutnago ttaeron budichyeoya hajiman

사랑인가봐사랑인가봐요그댈보면가슴이뭉클해
sarangingabwa sarangingabwayo geudael bomyeon gaseumi mungkeulhae
녹슨가슴도굳어있던심장도깨워준그대
nokseun gaseumdo gudeoitdeon simjangdo kkaewojun geudae
사랑해줘요나를안아줘요숨겨왔던내상처까지도
saranghaejwoyo nareul anajwoyo sumgyeowatdeon nae sangcheokkajido
아픈눈물도슬픈외로움도다신오지않게
apeun nunmuldo seulpeun oeroumdo dasin oji anke

마음을주기가두려워아프게될까봐
maeumeul jugiga duryeowo apeuge doelkkabwa
그렇게한동안버려둔맘인데닫아둔맘인데
geureoke handongan beoryeodun maminde dadadun maminde

언제스며들어왔나요언제가득채워놨나요
eonje seumyeodeureo wannayo eonje gadeuk chaewo nwannayo
그대향기들로그대기억들로나의맘
geudae hyanggideullo geudae gieokdeullo naui mam

사랑인가봐사랑인가봐요그댈보면가슴이뭉클해
sarangingabwa sarangingabwayo geudael bomyeon gaseumi mungkeulhae
녹슨가슴도굳어있던심장도깨워준그대
nokseun gaseumdo gudeoitdeon simjangdo kkaewojun geudae
사랑해줘요나를안아줘요숨겨왔던내상처까지도
saranghaejwoyo nareul anajwoyo sumgyeowatdeon nae sangcheokkajido
아픈눈물도슬픈외로움도다신오지않게
apeun nunmuldo seulpeun oeroumdo dasin oji anke

오랜내눈물끝에가려져있던사람
oraen nae nunmul kkeute garyeojyeo itdeon saram
기나긴날동안내가기다렸던한사람
ginagin nal dongan naega gidaryeotdeon han saram

그대인가봐그대인가봐요곁에서면아파도웃게돼
geudaeingabwa geudaeingabwayo gyeote seomyeon apado utge dwae
깊은흉터도버릇같던눈물도낫게해준그대
gipeun hyungteodo beoreut gatdeon nunmuldo natge haejun geudae
보여줄게요전부다줄게요아껴왔던내모든사랑을
boyeojulgeyo jeonbu da julgeyo akkyeowatdeon nae modeun sarangeul
혼자라는말이별이라는말우리에겐없게
honjaraneun mal ibyeoriraneun mal uriegen eopge
사랑만남아있게
sarangman namaitge

4Minute – 사랑 만들기 ( Creating Love )

gibun joheunil hanaga saenggyeosseo neoraneun sarameul mannage doen il
geurigo sarangi itdaneun geol alge doen il

jinjja sarangiran eotteon masilkka dalkomhan gibunilkka
eoduun golmokgil kiseun eotteolkka haneuri hayaejigo yeppeun jongsoriga deullilkka

sarangiran mal, eoulliji annneun mal
dareun sesangui irin deut, meolge neukkyeojyeotdeon mar~
jakku gaseumman ttwigo, nunape areungeorineun
sarangeul eotteoke hae

I love YOU ireon gibun sarangingabwayo
geudae eobsi nan useul su eobtjyo
geudae sarangigo sipeun mame na dallajigo innabwayo

naui maeumi giureojyeogayo
chagawotdeon mareun modu ijeoyo oh~
oh nunmuri nado na geudaemyeon doeyo my love
nal anajwo dalkomhage gamssajwo neul hamkkehago sipda malhaejwo tto nal dugeungeorigehae nal seollege hae
jakkuman tteollige hae eotteokhae budeureoun chokollitcheoreom dalkomhage haruharu deo gipge algosipge
chagaun eoreum gatgimanhan nae mamdo nogyeojul geudaeui ttatteutan sarangi neul cheoeumgwa gatgil

gaseumi ttwigo, eolguri bulgeojigo
geudae eomneun ilbunilcho, sigyeman boneun naya
amugeotdo anin mal, ulgo utneun nae moseup
saranghanabwa

I love YOU ireon gibun sarangingabwayo
geudae eobsi nan useul su eobtjyo
geudae sarangigo sipeun mame na dallajigo innabwayo

naui maeumi giureojyeogayo
chagawotdeon mareun modu ijeoyo oh~
oh nunmuri nado na geudaemyeon doeyo my love

saenggangmaneuro nan nunmuri na~ geudaega meolli tteonalkkabwa
pyohyeonhaji motaetjiman, nado alji motaetjiman
imi neol saranghanabwa

I love YOU nan pingkeubit sesang soge saljyo
naegen onjongil haessal bichwoyo
geudae yeojaigo sipeun mame na dallajigo innabwayo

geudae gyeochi gajang pyeonhan jarijyo
nune gajang damgo sipeun geudaejyo oh baby
oh jigeumidaero nal saranghaeyo my love


2AM – Like A Fool

babocheoreom wae mollanneuji
babocheoreom wae geudaereul bonaen geonji
babocheoreom deodige uneun gaseume
ije ijeya arayo

nae sarangeun ojik geudae ppunin geol
nae nuni geudael chajado
gaseumi jakku joyeodo
sarangeun anira mideotjyo
geunyang jom oerowo gidaetda mideotjyo

babocheoreom wae mollanneuji
babocheoreom wae geudaereul bonaen geonji
babocheoreom deodige uneun gaseume
ije ijeya arayo

nae sarangeun ojik geudae ppuningeol
babogachi gulji malja
honja gaseum archi malja
apaseo nunmuri heureumyeon
yamujiji motan mameul kkujijeotjyo

babocheoreom wae mollanneuji
babocheoreom wae geudaereul bonaen geonji
babocheoreom deodige uneun gaseume
ije ijeya arayo

geudaemani nae saramingeol
geudaemani nae gaseumeul chaeuneun geol
babocheoreom ijeya aneun najiman
geudae geudaereul bulleoyo
geudae eobsin sal su eobseunikkayo

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips agar akur dengan Ibu

     Akhir-akhir ini, banyak berita tentang artis yang tidak akur dengan ibunya. Berikut ini beberapa tips agar anda bisa akur dengan ibu anda. ( semoga berguna )
1. Bantu ibu memasak, mencuci atau yang lainnya. Dengan begitu ibu pasti senang mempunyai anak yang rajin seperti anda ( mungkin juga uang saku anda akan ditambah :D )
2. Sebisa mungkin luangkan waktu untuk bercanda dengan ibu, jangan hanya main ke mall atau teman saja. Komunikasi yang baik akan mempererat hubungan ibu dan anak.
3. Jangan membuat ibu marah, apalagi sampai membentaknya. Selain memperburuk hubungan, hal itu juga merupakan dosa besar!!
4. Jika ibu sedang marah dengan anda, cobalah bersikap biasa dan ajak ngobrol ibu. Kalau kita membalas perlakuan ibu dengan " nyuekin ", bukan selesai masalahnya, malah akan semakin besar.
5. Turuti perintah ibu yang sekiranya bermanfaat dan berguna bagi anda.
6. Jangan terlalu cepat marah jika keinginan kita tidak dituruti ibu. Cobalah untuk bersabar

7. Jika anda sukses, jangan lupakan ibu anda. Karena dengan pengorbanannyalah kita bisa ada di dunia ini.

Semoga bermanfaat.........

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Premiere Harry Potter And The Deathly Hallows: Part 1, di London

Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Seri terakhir dari kisah Harry Potter kini sudah bisa kita saksikan di bioskop. Berhubung jalan ceritanya rumit dan panjang, Harry Potter and the Deathly Hallows dipisah ke dalam dua film. Film keduanya akan dirilis tepat setahun setelah Part I ditayangkan.
 
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

158 Penumpang Tewas akibat Pilot Tidur

KOMPAS.com — Pilot Air India Express dalam penerbangan dari Dubai ke Mangalore, bagian selatan India, dipersalahkan karena kecelakaan yang menewaskan 158 orang pada Mei 2010.
Hasil investigasi Pemerintah India membuktikan, pilot dari Serbia bernama Zlatko Glusica itu mengalami disorientasi karena tertidur dalam penerbangan selama 3-4 jam, demikian laporan Hindustan Times, Rabu (17/11/2010).
Pejabat Pemerintah India yang tidak mau disebut namanya membenarkan laporan Hindustan Times tersebut. Namun, pejabat tersebut menyatakan, laporan hasil investigasi itu akan diumumkan setelah disampaikan kepada parlemen India.
Tim penyelidikan menyebutkan, pilot Glusica terlambat bereaksi dan tidak mengikuti beberapa standar prosedur operasi saat pendaratan. Sementara, pihak maskapai penerbangan belum memberikan tanggapan soal temuan ini.
Menteri Penerbangan Sipil India Praful Patel mengakui kepada wartawan bahwa kementeriannya memang sudah menerima laporan soal itu pada Selasa (16/11/2010). Katanya, pemerintah akan mengambil tindakan setelah mempelajari laporan itu.
Insiden di Mangalore merupakan kecelakaan pesawat terparah di India sejak November 1996. Saat itu, 349 orang tewas akibat pesawat milik maskapai penerbangan Arab Saudi bertabrakan di udara New Delhi dengan pesawat kargo dari Kazakhtan.
Laporan ini menambah kekhawatiran di seluruh dunia tentang bahaya pilot yang kelelahan bekerja akibat jadwal kerja yang berat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kumpulan Cerpen

Kan Kukenang

Pagi ini, langit masih terlihat mendung. Kabut putih terlihat senang menutupi pepohonan di depan rumahku. Tak ada sedikitpun sinar mentari  yang mampu menembus tebalnya kabut pagi ini. Hawa pagi terasa begitu membekukan . Ku pandangi  sebuah kalung yang melingkari leherku. Kalung yang begitu indah, dengan liontin berbentuk bulan. Di sekelilingnya, tertata intan-intan yang berkerlap-kerlip. Di dalamnya terdapat permata berwarna biru pekat. Di baliknya, terukir kata “ For my eternal love,  Nadiya “ . Tanpa sadar, air mataku mulai mengalir. Teringat akan masa lalu yang indah namun berakhir dengan kesedihan
____________________________*****************________________________________
  Kicau burung terdengar begitu merdu pagi ini. Cepat-cepat aku menghabiskan sarapanku dan bergegas berangkat ke sekolah. Di tengah perjalanan, aku merasa ada yang memanggil namaku.
“ Nadiya…..hei Aksanu Nadiya”
“ Oh,, kamu Nin.. Maaf ya tadi aku gak denger kamu manggil aku”
“ Iya gak papa.. gimana PR Fisika mu?”
“Sudah selesai. Kamu?”
“ Belum. Nanti ajari aku ya!”
“Sip….” Jawabku.

  Karena terlalu asyik bicara dengan Nindya, aku tidak sadar bahwa aku menabrak seseorang. Begitu tahu siapa yang aku tabrak, jantungku berdetak kencang. Seorang lelaki  berpawakan tinggi dan memakai kacamata. Di wajahnya, terpancar rasa lelah. Rambutnya terlihat masih basah.
“Aksanu…..” ujar lelaki itu.
“ Ah, maaf Fik. Tadi aku tidak sengaja menabrakmu”
“ Gak pa pa kok. Duluan ya”

   Lelaki tadi adalah Ananda Fikri. Dia adalah murid cowok paling pintar di sekolah. Aku benar-benar kesal karena tidak bisa mengalahkannya dan merebut peringkat 1 di sekolah. Tapi, itu dulu. Sekarang, setiap aku bertemu dengannya, jantungku berdebar-debar. Tanganku selalu dingin. Perasaan yang dulunya jengkel ,menjadi kagum dan pada akhirnya berubah menjadi cinta.
“Aksanu..” ujar Nindya menyadarkan lamunanku.
“ Ah, iya. Ayo kita jalan lagi” Sahutku cepat agar Nindya tidak menyadari perasaanku.

  Sesampainya di kelas, seperti biasa pelajaran dimulai saat bel masuk berbunyi. Tak terasa, sekarang waktunya istirahat. Aku langsung berlari menuju sebuah taman kecil di sekolahku.  Aku duduk di sebuah bangku kecil di bawah sebuah pohon beringin. Ku coba tuk melepas segala beban di hatiku. Hampir tak ada waktu untukku untuk menikmati istirahat seperti ini, Karena aku disibukkan dengan tugas dan try out yang harus kujalani. Saat aku mulai menikmati suasana ini, kulihat seseorang yang sedang berjalan menuju arahku. Ternyata dia adalah Fikri. Aku benar-benar kaget, hingga akhirnya menjadi salah tingkah.
“ Hai Nadiya.” Ujarnya dengan lembut.
“ Oh, hai.”
“Boleh aku duduk di sampingmu?” Tanya fikri
“Oh, boleh. Silahkan.”

  Kulihat ia duduk dan mulai membaca buku. Aku berusaha untuk mengalihkan pandanganku darinya, tetapi tidak bisa. Tiba-tiba, Fikri bertanya.
“ Nad, kalau seumpama hidupmu tidak panjang lagi, apa yang akan kau lakukan?”
    Aku begitu kaget dengan pertanyaannnya. Tidak biasanya dia menanyakan hal seperti ini. Aku tahu bahwa dia adalah orang yang optimis.
“Kenapa kau bertanya seperti itu? Kita itu harus optimis. Kenapa kau bicara seakan-akan umurmu tidak akan lama lagi?”
  Tak kusangka, kata-kata itu keluar begitu saja. Entah kenapa, sepertinya aku bicara seakan aku marah dengan pernyataannya itu. Bagaimana ini? Bagaiman kalau dia membenciku.
“Maaf kalau pernyataanku tadi membuatmu marah. Kau benar Nad, kita itu harus hidup optimis.” Kulihat, wajah Fikri bagai di selimuti mendung. Wajahnya terlihat begitu sedih.
“Tidak, aku yang harus minta maaf. Bicaraku tadi memang sedikit keterlaluan. Bukan hak ku untuk marah padamu.”
“Tidak apa-apa. Oh ya Nad, kalau nanti orang yang kau kau cintai pergi untuk selama-lamanya, bagaimanakah perasaanmu?”

Aku bingung harus menjawab apa. Tapi, akhirnya aku menemukan jawabannya.
“ Aku pasti sedih, sangat sedih. Mungkin bagiku langit seolah runtuh. Tapi, aku tidak boleh terus meratapi kepergiannya. Itu semua adalah takdir Allah. Aku akan berusaha untuk kembali menjalani hidupku, karena aku yakin dia tak ingin melihatku terus bersedih. Akan kusimpan cintaku padanya di sudut hatiku yang paling dalam agar kenangan bersamanya tidak hilang.”
   Aku begitu puas dengan jawabanku. Ku lihat, Fikri tersenyum dan mulai tertawa. Aku senang melihatnya gembira. Tiba-tiba, Fikri mulai mendekat. Tangannya mulai mendekati wajahku.
“Ada daun di atas jilbabmu.” Ujar Fikri. Ia mengambil daun yang ada di atas jilbabku. Sesaat, wajahnya begitu dekat dengan wajahku. Tanpa kusadari, mata kami bertemu. Kulihat matanya menatap lurus padaku. Jantungku berdebar kencang seakan mau pecah. Tanganku mulai terasa dingin. Wajahku mulai memerah. Tangannya menyentuh jemariku. Sekarang ia menggenggam tanganku dengan erat.
“Nad. Sebenarnya aku,… aku,……”
   Tiba-tiba bel istirahat berbunyi. Fikri langsung melepas tanganku. Aku ingin tahu, apa yang sebenarnya ingin dia katakan kepadaku.
“Ayo, kita kembali ke kelas.”
    Aku hanya bisa terdiam. Di perjalanan, Fikri tidak mengatakan apapun padaku. Apa yang sebenarnya ingin dia katakana kepadaku?. Pertanyaan itu selalu mengganjal di hatiku. Aku ingin menanyakannya langsung pada Fikri. Tapi, aku tidak punya keberanian untuk menanyakannya. Aku memang seorang pecundang.
   Keesokan harinya, aku tidak bertemu Fikri. Aku benar-benar merasa sedih. Nindya yang menyadari kesedihanku dan perasaanku terhadap Fikri memutuskan untuk membantuku. Bersama-sama kami pergi ke kelas Fikri. Kami bertanya kepada teman Fikri. Ternyata dia tidak masuk karena sakit dan sekarang ia dirawat di RS Cipta Pelita. Sepulang sekolah, aku dan Nindya pergi ke RS Cipta Pelita. Tentu saja kami sudah mengabari orang tua kami. Sesampainya disana, aku bertanya pada suster dimana kamar Fikri di rawat. Suster tadi menjawab bahwa fikri berada di kamar Kamboja 13.
   Aku segera berlari menuju kamar fikri. Di tengah perjalanan, ku lihat orang tua fikri sedang berbicara dengan seorang dokter. Ibunya sedang menangis. Aku pun menguping pembicaraan mereka.
“Tumor sudah menyebar menuju otaknya. Keadaan Fikri sudah kritis. Kita harus segera mengangkat tumornya segera.”
   Apa?.Tumor. Fikri terserang tumor?. Tidak, tidak mungkin. Kakiku mulai terasa lemas. Tenagaku seolah tersedot habis. Aku tak mampu berdiri. Gaya gravitasi terasa begitu kuat menjerat tubuhku. Nafasku sesak. Air mataku pecah. Nindya mencoba menghiburku, tapi itu semua sia-sia. Aku mencoba menghentikan tangisanku. Akhirnya aku bisa berdiri, walaupun harus bersandar pada tembok. Aku mulai berjalan lagi menuju kamar Fikri. Awalnya, orang tua Fikri tidak memperbolehkan kami untuk masuk, tetapi aku mencoba meyakinkan mereka. Akhirnya mereka pun mengizinkannya.
   Aku melihat Fikri tidur di atas kasur. Terlihat sangat pulas. Ia lalu terbangun, seakan menyadari kedatanganku.
“Kau datang Nad.” Ujarnya dengan wajah murung.
“Sebenarnya kau sakit apa Fik?” tanyaku, berharap ia mau jujur kepadaku.

Dia terlihat bingung. Beberapa saat kemudia, bibirnya yang manis mulai bergerak.
“Kau sudah tahu rupanya. Aku terserang tumor otak. Awalnya, aku tidak menyadarinya. Setelah sekian lama, aku baru merasakan sakitnya. Ternyata, tumor sudah mulai menjalar ke otakku.”
   Senyum pahit terlihat di wajahnya. Tanpa kusadari, aku mulai menangis.  Ku coba tuk menahannya, namun air mataku mengalir semakin deras. Tiba-tiba, kedua tangan Fikri memeluk pipiku. Matanya menerawang jauh, seakan-akan sedih melihatku menangis. Jemari tangannya mulai menghapus air mataku. Aku bingung, haruskah aku senang atau sedih dengan perlakuannya ini. Matanya menatap lurus ke arahku lagi, persis seperti tatapannya di taman waktu itu.
“ Nadiya, jangan bersedih. Aku tidak ingin melihatmu bersedih, karena aku mencintaimu.”
  Aku tidak percaya akan apa yang ku dengar. Fikri…, mencintaiku. Lelaki yang kucintai dari lubuk hatiku yang paling dalam mengatakan kalau dia mencintaiku.  Aku tidak bisa menahan rasa bahagiaku. Dengan lembut aku berkata “ Aku juga mencintaimu, amat sangat mencintaimu.”
    3 hari kemudian, Fikri diperbolehkan pulang. Dia meminta waktu untuk menyiapkan mentalnya menjelang operasi pengangkatan tumor. Dia kembali masuk sekolah. Tubuhnya terlihat sehat. Tidak ada yang menyadari bahwa dia sedang berjuang melawan rasa sakit yang begitu menyiksa. Setiap hari aku membawakannya bekal buatanku dan memakannya bersama di taman sekolah.
    “ Terima kasih Nadiya, kau selalu menyemangatiku. Kau selalu mendengarkan ceritaku. Bahkan  kau sampai membuatkan aku bekal setiap hari. Aku merasa menjadi lelaki yang paling beruntung sedunia, aku mempunyai pacar yang cantik, baik, sabar dan pandai memasak.” Tampak seulas senyum merekah di wajahnya yang tampan.
      “Tidak, aku bukanlah wanita yang sempurna seperti yang kau gambarkan. Aku bisa menjadi seperti itu karena cintaku padamu. Cinta mampu membuat seseorang melawan segala rasa takutnya. Cinta mampu merubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Tetapi, cinta juga dapat membutakan seseorang tidak bisa membedakan antara hal yang benar dan yang salah. Terlepas dari semua itu, cinta adalah anugerah terindah  yang diberikan oleh Allah kepada setiap manusia.”
“Terima kasih. Besok, aku akan menjalani operasi. Do’a kan semoga operasinya berhasil, sehingga kita bisa melewati hari bersama lagi.”
“ Tentu, saja. Aku akan menunggumu.”
Keesokan harinya, hatiku gelisah. Hatiku tidak bisa tenang. Aku takut, bagaimana jika operasinya tidak berhasil? Tidak, aku tidak boleh berpikir seperti itu. Aku harus yakin bahwa semua akan baik-baik saja.
Sekarang sudah jam 3 sore. Mendung terlihat memenuhi langit hari ini. Aku semakin cemas. Pasti sekarang operasinya sudah selesai. Tidak lama kemudian, orang tua Fikri datang ke rumahku. Aku berharap mereka membawa kabar baik. Tetapi, orang tua Fikri menangis, aku merasakan firasat buruk
“Fikri,,,meninggal. Operasinya gagal. Tumor sudah terlanjur menyebar ke otaknya. Dia sudah tidak bisa diselamatkan lagi.” Kata ibu Fikri. Ia tak dapat menahan tangisnya.
“Tidak, tidak mungkin….Tidak mungkin.” Air mataku mulai mengalir. Langit seolah runtuh.
“Nadiya, ini surat yang ditulis Fikri sebelum dia operasi. Dia menyuruh tante untuk memberikan surat dan kotak ini padamu.”

Ibu Fikri memberikan sepucuk surat dan sebuah kotak berwarna biru tu kepadaku. Kubuka surat itu.
Untuk Nadiya

Entah kenapa, aku merasa bahwa aku tidak akan bisa bersamamu lagi
Aku merasa bahwa hidupku tidak lama lagi
Terima kasih atas segala cinta yang kau berikan untukku
Apakah kau tahu? Bagiku kau bagai bulan yang menerangi langit malam
Kau memberiku cahaya harapan disaat aku terpuruk
Kau selalu menghiburku di saat ku sedih
Dan yang terpenting, kau telah memberiku arti cinta yang sebenarnya
Tetapi, kau adalah bulan
Bulan yang tak bisa kuraih dan kumiliki
Bulan yang hanya bisa ku pandangi dari sudut langit
Kumohon, jangan bersedih dengan kepergianku
Walau ragaku tak lagi bersamamu, tetapi cintaku akan selalu mengisi relung jiwamu

                                                             Dari orang yang mencintaimu

                                                                                                                          Fikri

Ku buka kotak biru itu. Di dalamnya, ada sebuah kalung dengan liontin berbentuk bulan. Kalung itu begitu indah. Air mataku mengalir lebih deras lagi. Fikri, Fikri……!! Ku coba menyerukan namanya, berharap Allah memberikan kami kesempatan untuk bersama. Tapi, itu semua sia-sia. Fikri tidak akan kembali padaku lagi. Hujan pun turun, seakan-akan ikut merasakan kesedihanku
________________________*********************_________________________________

Kuhapus air mataku. Kini, kulihat secercah sinar matahari muali menembus mengalahkan tebalnya kabut tadi. Aku keluar dari kamarku. Aku ingin pergi ke suatu tempat. Aku mulai berjalan menyusuri jalanan di desaku. Setelah agak lama berjalan, akhirnya aku sampai di tempat yang ingin kudatangi. Aku berdiri di depan sebuah makam. Di nisannya tertulis nama Ananda Fikri.
“ Fik, hasil UNAS sudah di umumkan. Aku lulus dengan hasil yang memuaskan. Aku ingin kuliah dan mengambil jurusan kedokteran. Om dan tante juga mendukungku. Walau biayanya mahal, aku akan mencari beasiswa sebanyak mungkin. Kau bilang kau ingin menjadi dokter, kan?. Sekarang biar aku yang mewujudkan impianmu itu. Aku sudah bisa menjalani hidupku lagi, walau terkadang aku menangis saat mengingat cinta kita. Kenangan bersamamu tidak akan pernah kulupakan. Akan ku kenang seumur hidupku”

TAMAT

catatan : 1% fakta, 99% fiksi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Salam Kenal......

Baru bikin blog....jadi perlu banyak belajar.
Mohon bantuannya :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS